By : Prabowo Subianto
Indonesia merdeka untuk jadi negara yang kuat dan terhormat. Menjadi negara yang disegani karena rakyatnya hidup sejahtera, dan berkontribusi positif pada kehidupan bangsa-bangsa. Menjadi Macan Asia. Saat ini, kurang dari 25 tahun menuju 100 tahun kemerdekaan Indonesia, kita belum mencapai, bahkan masih jauh dari taraf kesejahteraan dan gambar-gambar pembangunan yang sesuai dengan cita-cita para Pendiri Bangsa. Paradoks Indonesia dan Solusinya.
By : Prabowo Subianto
Buku “Strategi Transformasi Bangsa: Menuju Indonesia Emas 2045” karya Prabowo Subianto adalah buku membahas tentang rencana untuk membawa Indonesia menjadi negara maju dan makmur. Prabowo menekankan perlunya mengubah pendekatan dari ‘business as usual’ dan reformasi menjadi transformasi. Buku ini menargetkan Indonesia menjadi negara produsen bahan-bahan modern, bukan hanya bahan mentah, serta mendorong pembuatan produk lokal seperti mobil, motor, TV, komputer, dan jam tangan Indonesia. Tujuannya adalah untuk mengubah Indonesia menjadi negara yang mampu memberi bantuan kepada negara lain, bukan hanya penerima bantuan.
By : Prabowo Subianto
Indonesia merdeka untuk jadi negara yang kuat dan terhormat. Menjadi negara yang disegani karena rakyatnya hidup sejahtera, dan berkontribusi positif pada kehidupan bangsa-bangsa. Menjadi Macan Asia. Saat ini, kurang dari 25 tahun menuju 100 tahun kemerdekaan Indonesia, kita belum mencapai, bahkan masih jauh dari taraf kesejahteraan dan gambar-gambar pembangunan yang sesuai dengan cita-cita para Pendiri Bangsa. Paradoks Indonesia dan Solusinya.
By : Prabowo Subianto
Buku “Strategi Transformasi Bangsa: Menuju Indonesia Emas 2045” karya Prabowo Subianto adalah buku membahas tentang rencana untuk membawa Indonesia menjadi negara maju dan makmur. Prabowo menekankan perlunya mengubah pendekatan dari ‘business as usual’ dan reformasi menjadi transformasi. Buku ini menargetkan Indonesia menjadi negara produsen bahan-bahan modern, bukan hanya bahan mentah, serta mendorong pembuatan produk lokal seperti mobil, motor, TV, komputer, dan jam tangan Indonesia. Tujuannya adalah untuk mengubah Indonesia menjadi negara yang mampu memberi bantuan kepada negara lain, bukan hanya penerima bantuan.